PEKALONGAN – Pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III Tahun Anggaran 2026 di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan terus menunjukkan peningkatan signifikan. Saat ini, progres pengerjaan fisik maupun nonfisik di lapangan telah mencapai 70 persen.
Danramil 07/Wonopringgo, Kapten Inf Eko Listyo, menyampaikan bahwa fokus utama pada sasaran fisik adalah pembangunan infrastruktur jalan berupa pengerasan dan pengaspalan. Proyek ini terbagi dalam dua segmen dengan total panjang mencapai 695 meter, Kamis (6/8/2026).
"Progres pengerjaan TMMD saat ini sudah mencapai 70 persen, baik untuk pengerjaan volume satu maupun volume dua," ujar Kapten Inf Eko Listyo saat meninjau lokasi kegiatan.
Ia menambahkan, pihak personil TNI bersama warga kini tengah mengalokasikan waktu sekitar tiga hari ke depan untuk tahap finishing, pembersihan lokasi, serta pembenahan kekurangan fisik di lapangan.
"Target penyelesaian seluruh pengerjaan fisik kita jadwalkan rampung pada tanggal 10 Agustus 2026," lanjutnya.
Sementara itu, untuk sasaran nonfisik, seluruh program yang direncanakan telah selesai 100 persen. Berbagai kegiatan edukatif dan sosial telah diselenggarakan untuk masyarakat setempat, meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, penyuluhan bahaya narkoba, hingga pencegahan kenakalan remaja.
Kapten Inf Eko Listyo berharap hasil dari kegiatan TMMD ini dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi mobilitas dan perekonomian warga Desa Wonorejo.
"Semoga keberadaan jalan tembus ini sangat berguna bagi masyarakat, karena jalan ini memang sudah lama diimpikan sebagai akses vital penhubung menuju jalan utama Wonopringgo," pungkasnya.
