Pekalongan – Guna memastikan jalanya
pemilihan Kepala Desa yang dilaksanakan secara serentak aman dan kondusif,
Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto bersama
Forkompinda kabupaten Pekalongan pantau langsung jalanya pemungutan suara di
sejumlah TPS.
Tampak hadir Bupati Pekalongan H.
Asip Kholbihi, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra. Hj. Hindun, Kapolres
Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko, , Ketua PN Pekalongan H. Sutaji, Sekda Dra.
Hj. Mukaromah Syakoer, beserta para Asisten Sekda dan para Kepala Organisasi
Perangkat Daerah Kabupaten Pekalongan, serta Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan
Dra. Hj. Munafah Asip Kholbihi.
Dalam pantauannya, Dandim Pekalongan
menerangkan bahwa masyarakat sangat antusias untuk datang ke TPS. Selain itu,
menurut hasil pantauan dilapangan beberapa
desa secara umum kondisinya aman dan kondusif.
"Pertama yang kita pantau tadi
di Desa Pododadi Kecamatan Karanganyar. Warganya sangat antusias sekali dan
datang sejak pukul 8 pagi. Dan secara umum kondisi di beberapa TPS yang udah
kita pantau keadaan aman dan kondusif," ucapnya.
Dandim Arfan selain memantau langsung
jalanya pemungutan suara juga menghimbau kepada masyarakat agar momentum
pilkades ini bisa dijadikan untuk ajang silaturahmi antar warga juga menjaga
dan menjunjung tinggi aturan main yang sudah ada dalam pilkades serentak ini.
" Jadikan momen ini ebagai ajang
silahturahmi, siapa pun yang menang nanti agar jangan terlalu berlebihan dalam
merayakan kemenangan,dan yang kalah harus nerimo," ucapnya.
Diketahui data yang terhimpun, sebanyak 582 calon kades mengikuti kontestasi
dalam pilkades serentak tahun 2019 ini, dimana didalamnya terdapat 139 calon
kades yang incumben, 28 calon kades dari perangkat desa, 4 purnawirawan
TNI/Polri, 1 anggota TNI dan 1 anggota Bhayangkari. (Rus)

